Lima negara ini terkenal menjadi negara paling mengerikan di dunia dan amat tak aman, yuk kita lihat apa saja:
5. Russia
Negara besar ini memiliki lebih banyak gangster yang mengerikan bahkan
ada survey menunjukkan orang Rusia dibunuh tiap 18 menit. Rata-rata
memang terjadi 84 kasus pembunuhan sehari dan jumlah total penduduknya.
Kengerian kriminalitas di Rusia tersebut berada di Republik Chechnya
tepatnya di sebelah utara Georgia. Hal-hal kotor seperti halnya
pelacuran, perdagangan narkoba dikuasai oleh orang Chechnya. Orang asing
banyak diculik dikarenakan penjahat mengharapkan tebusan yang lebih
tinggi.
4. Afghanistan
Siapa yang tak kenal dengan negara dengan talibannya tersebut. Negara
ini adalah negara miskin dengan keadaan ekonomi dan politiknya yang tak
stabil. Taliban juga kejam terhadap wanita yang dilarang atas pekerjaan
dan universitas. Sejak 2001 Amerika Serikat menguasai Afghanistan
keadaan makin tak menentu dan pemboman bunuh diri amat sering terjadi.
Afghanistan dianggap menjadi salah satu negara paling tak aman di dunia.
Tampilkan postingan dengan label MILITER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MILITER. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Juni 2012
Kamis, 10 November 2011
7 pesawat paling berbahaya di dunia
Dibutuhkan biaya yang tidak sedikit dan masa riset yang lama untuk mendesain sebuah pesawat tempur handal, karena pesawat tempur harus tangguh di udara dengan melakukan banyak serangan ke sasaran musuh
Tapi kadang-kadang, pihak militer membuat desain pesawat yang benar – benar gila sehingga terkesan bahwa mereka hanya ingin melemparkan sang pilot ke udara, tanpa mau tau akibatnya
7. Pabrik Royal Aircraft BE9 “Pulpit”

Ini adalah ide yang cukup sederhana. Selama Perang Dunia I, British Royal Aircraft Factory, atau RAF, menginginkan pesawat tempur dengan senjata yang bisa menembak ke depan. Jadi mereka mengambil pesawat yang ada dan meletakkan penembak plus senapan mesin di depannya. Sepertinya solusi yang cukup sederhana.dan msuk akal
Masalah hanya …
mereka menambahkan seorang penembak lengkap dengan senapan mesin di depan baling – baling pesawat !!!

bahkan jika terjadi kerusakan ringan . senjatanya akan hancur disedot putaran baling – baling pesawat yang ada dibelakangnya …..
sebanrnya ini tidak masalah, namun, bagaimana jika sang penembak tersedot ke belakang baling – baling pesawat tersebut ?
karena tidak ada pelindung / pemisah yang kokoh antara penembak dan gemuruh putaran kematian yang ada di belakangnya, apa pun yang tak terikat di badannya, baik itu syal, dompet atau lengan seketika akan tersedot ke dalam pisau baling-baling.
Penembak tak punya pilihan selain untuk bertahan hidup sampai si pilot lelah dan mendarat.
dan karena gemuruh baling-baling yang bising sang penembak tidak dapat berkomunikasi dengan sang pilot yang ada dibelakangnya, terus bagaimana jika sang penembak pengen beol
Sabtu, 15 Oktober 2011
Kekuatan Militer Indonesia 1960
1960-an, Era Presiden Sukarno.
kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet. 1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.
Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet. 1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.
Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
Jumat, 14 Oktober 2011
Indonesia Peringkat 14 Kekuatan Militer Sedunia
Blog Studi
Pemeringkatan ini didasarkan pada 33 faktor kekuatan nasional dan kemudian disusun dan diakumulasi-kan menjadi peringkat kekuatan militer se-dunia. Adapun no. 1 dan 2 ditempati Amerika Serikat dan China, berikut adalah peringkat lengkapnya.
Pemeringkatan ini didasarkan pada 33 faktor kekuatan nasional dan kemudian disusun dan diakumulasi-kan menjadi peringkat kekuatan militer se-dunia. Adapun no. 1 dan 2 ditempati Amerika Serikat dan China, berikut adalah peringkat lengkapnya.World Military Strength Ranking
- United States of America U.S.A
- China
- Russia
- India
- United Kingdom U.K
- France
- Germany
- Brazil
- Japan
- Turkey
- Israel
- South Korea
- Italy
- Indonesia
- Pakistan
- Taiwan
- Egypt
- Iran
- Mexico
- North Korea
Data diatas diambil berdasarkan observasi dari GFP menilik dari 33 variabel kekuatan nasional. Hanya 42 besar kekuatan militer dunia yang tercantum disana.
Sebuah catatan dari GFP bahwa kekuatan senjata nuklir tidak masuk dalam variabel perhitungan, mereka menyebutkan bahwa perhitungan tanpa menyertakan senjata nuklir sebagai purely a “numbers game”.
Adapun untuk anggaran belanja peralatan militer menurut CIA World Fact Book Indonesia menempati peringkat 47 dunia.
Pesawat Jet Tempur pertama buatan Indonesia senilai US$8 miliar
BANDUNG (Bisnis.com): Di bidang penguasaan teknologi pesawat terbang, Indonesia telah terkenal sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memproduksi dan mengembangkan pesawat sendiri. Walaupun di bidang pemasaran produksi pesawatnya sendiri harus kita akui kita masih kalah bila dibandingkan dengan Brazil, yang mengembangkan EMBRAER dan memasarkannya ke seluruh dunia.
Akan tetapi, beberapa tahun belakangan ini, beberapa negara mulai mengalihkan perhatiannya ke pesawat buatan Indonesia, sebut saja Malaysia, Pakistan, UAE, Philipina, dan Korea Utara, serta beberapa negara lainnya. CN-235 tampaknya akan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di beberapa tahun kedepan setelah lebih banyak negara yang sadar akan kehandalannya. Malaysia sendiri berencana memesan 4 pesawat tambahan untuk menambah jumlah pesawat CN-235 yang sudah mereka miliki (source)

Anda pasti berfikir, dengan semua kapasitas dan teknologi yang dimiliki Indonesia, kenapa sampai sekarang Indonesia belum membuat Jet tempur ?
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya siap berkerja sama dengan Korea Selatan mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur senilai US$8 miliar yang ditawarkan pemerintah negara tersebut kepada Indonesia.
Direktur Integrasi Pesawat PT DI Budiwuraskito mengemukakan sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mampu mengerjakan pesawat tempur sejenis T-50 Golden Eagle yang merupakan pengembangan pesawat oleh Korea Selatan-Amerika Serikat.
“Kalau memroduksi sendiri [pesawat tempur] belum bisa, tetapi kalau bergabung dengan Korea Selatan bisa terlaksana,” katanya kemarin.
PT DI memiliki pengalaman dalam bidang kualifikasi dan sertifikasi dalam memproduksi pesawat-pesawat yang berkecepatan rendah seperti CN-235.
Sementara itu, Korea Selatan berpengalaman dalam memroduksi pesawat berkecepatan tinggi atau melebihi kecepatan suara (1 mach) T-50 Golden Eagle.
“PT DI memiliki lahan, laboratorium, ruang perakitan, sumber daya manusia, dan lain-lain. Jadi sebetulnya tinggal penggabungan teknologi saja,” katanya.
Budi mengatakan pengembangan dan pembangunan model pesawat yang ditawarkan Korea Selatan baru untuk jenis tempur (fighter), sementara pengembangan model pesawat jenis lainnya seperti jenis stealth (siluman), belum masuk program.
Dia menilai kerja sama pengembangan pesawat tempur kemungkinan bisa diwujudkan pada tahun ini setelah pemerintah Korea Selatan memberikan lampu hijau atas program kerja sama. “Pemerintah Korea Selatan tinggal menunggu persetujuan parlemennya dalam program pengembangan pesawat ini,” katanya.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3736371
Langganan:
Postingan (Atom)
